Sebuah Titik Untuk 2011 Bukan Koma Ataupun Tanda Seru
Pagi ini ku bersila di sebuah bangku depan monitor kantor. Sebuah tempat dimana waktu ku di penjara selama 8 jam setiap harinya. Bukan waktu yang singkat bagiku jika hanya untuk duduk di bangku dan memandangi sebuah kota bergambar dan selalu berubah-ubah tulisan dan warnanya. Ini bukanlah sebuah cerita kegalauan tapi hanyalah sepenggal perjalananku setelah merasa jatuh dan harus memulainya dari Nol (0) bahkan minus.
Makin Risih Liat Iklan Commercial Dimana-Mana
Ini bukannya tidak setuju/menentang perkembangan teknologi ya. Tapi liat aja di jalanan, benda apa yang tidak terdapat Iklan? Mulai dari kendaraan yang berkliaran di jalanan hampir semuanya di hiasai dengan iklan suatu produk. Rambu-rambu lalulintas pun beralih fungsi menjadi media promosi, kalo tidak percaya liat aja pinggir –pinggir jalan yang terdapat rambu-rambu lalulintas misalnya rambu-rambu “Di Larang Parkir di sepanjang jalan ini” atau “Di larang berhenti” dsb. Rata-rata rambu-rambu seperti itu ada iklan “Pewangi Laundry, Telat Haid
Screen Shoot Film
Sebuah karya iseng akhir tahun 2011 sekaligus sebuah kenangan sebelum kelulusan yang mengakibatkan terhapusnya profesi Mahasiswa yang entah nantinya berganti menjadi apa.
Sesuatu yang Samar
no imageAkhirnya bisa bernafas lega setelah terselesaikan satu amanah dari orang tua. Kini tinggal nunggu hari dimana semua orang di tempat itu merasakan kegembiraan dangan kemeriahan pesta senyum dan bangga. Seharusnya memang seperti itu skenarionya, karena proses itu melewati beberapa pengorbanan, perjuangan dan bahkan hingga pembantaian mental yang akhirnya berujung pada titik temu yang memang sudah di targetkan. Pertengahan 2006 hingga awal 2012 adalah rentang waktu yang cukup banyak menguras
Happy Married
Barusan Buka FB dapet undangan pernikahan temen SMP : Pandu Asmara. karena ga tau bisa menghadiri resepsinya atau gak, setidaknya kartu ucapan ini bisa mewakili nya. Buat Pandu dan istrinya, Semoga kalian bahagia menjadi keluarga Sakinah sampai Akhir nanti. Amin. @PangeranUcoxs
Canda Bareng Karo Cengar-Cengir
Stand Up Comedy merupakan salah satu hiburan alternatif yang akhir-akhir ini mulai populer di kalangan masyarakat. Konsep dari komedi ini adalah dimana komedian berdiri dan beraksi menunjukan kepiawaiannya dalam menghibur penonton. Berbeda dengan komedi lainya, komedi ini benar-benar menuntut si komedian untuk bekerja sendiri tanpa lawan. Dan biasanya ada dua kemungkinan yaitu: aksinya benar benar gokil yang mampu membuat penonton guling-guling. kemungkinan kedua, aksinya benar-benar
Ketika di Tanya Setelah Lulus Mau Ngapain
no imageAda kalanya ketika di tanya, kita bisa menjawab dengan cukup percaya diri dengan jawaban kita. Tapi ada juga loh pertanyaan yang cukup buat kita seharian gak bisa lari dari pikiran atas pertanyaan itu. Itu seh hal wajar, tapi ketika pertanyaan yang menyangkut profesi dan latar belakang kita dan setidaknya pertanyaan itu semacam permintaan pertanggungjawaban atas profesi yang pernah melambungkan dan kita gembor-gemborkan, sepertinya bisa membuat
Pahlawan tanpa Tanda Tangan
no image36 jam tidak tidur dengan kondisi badan yang sepertinya mau terserang flu. Melelahkan dan membosankan sekaligus memboroskan. Lelah karena belom tidur, membosankan karena menunggu dari jam 9 pagi sampai jam 16.30 dan memboroskan karena selama kurang lebih 8 jam aku sudah menghabiskan 2 bungkus rokok + 4 cangkir kopi di kantin kampus. itu semua hanya untuk mendapatkan
Lamunan Si Pemimpi
Cok, “Bisnis yang prospek itu adalah bisnis yang segera di jalankan”. Kalimat yang sama yang keluar dari Roy dan Mas Feri. Kalau kamu masih bekerja sama orang lain apa lagi menjadi operator warnet, kapan kamu akan menjalankan usahamu sendiri? Coba sekarang liat dirimu, apa kamu pantas menjadi seorang karyawan? Apa gajimu cukup untuk memenuhi kebutuhanmu? Rokok, makan, Bensin, Kost, Kuliah, untung aja kamu masih jomblo.
Ternyata Pendadaran Bikin Mati Rasa
Beberapa bulan yang lalu sempat aku buat PIN(accecories) yang tulisanya “Hati-Hati aku lagi sensitif mikir Skripsi”. PIN itu berawrna kuning dan ada tanda serunya. PIN Selalu ku pasang di topi / T-Shirt kalo aku sedang keluar kost kecuali ke kampus. Nah yang lagi melalui masa-masa penyusunan skripsi tapi lom kelar-kelar juga, pasti ngerasain hal yang sama seperti yang ku rasain. Waktu itu yang bikin aku sebel dan emosi ketika denger temen yang udah lulus atau adek angkatan berkata begini ” Duh yang skripsinya udah selesai, tinggal pendadaran nih, Makan-makan dong”, Atau “Gimana Skripsimu udah selesai kan, masa kalan sama dia?” terus yang bikin sakit Hati biasanya lo denger atau melihat temen se-angkatan/adek angkatan udah lulus duluan. Dan tanpa kabar yang jelas mereka SMS begini
Hari Ini Setahun Yang Lalu
“Hari Ini Setahun Yang Lalu”, kalimat itulah yang sering ku dengar beberapa hari yang lalu.
“Hari Ini Setahun Yang Lalu”, Sebuah hari yang mengenalkanku pada sebuah bencana alam
“Hari Ini Setahun Yang Lalu”, Hari saat aku tidak bias melihat mentari
“Hari Ini Setahun Yang Lalu”, Hari dimana banyak orang merasa panik
SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Ketika Menikmati Secangkir Kopi Bersama Mereka
26 Oktober 2011 , HP bergetar-getar meminta untuk di manja. Dan ternyata ada sebuah SMS yang datang dari seorang teman yang ngajak menikmati penghabisan tanggal 26 Oktober ini. Di sebuah warung kopi yang sudah menjadi tempat favorit ku bersama mereka, Secangkir kopi Robusta pun ku pesan. Entah mereka memesan apa untuk memanjakan lidahnya yang sepertinya ada sedikit dedaunan yang bersarang di tenggorokan mereka. Awal nya hanya bertiga dan bercerita tentang sesuatu yang sangat tidak membuatku haus untuk membahasnya. Tiba-tiba getaran dari HP pun kembali menggoda untuk ku belai lagi. Akirnya ku izin untuk meninggalkan mereka berdua sesaat untuk menemui Sejengkal jejak suram.
Rasanya Ketika Melihat Teman Di Wisuda Duluan
Selamat ya, Semoga sukses, habis ini mau kemana, udah dapet kerjaan kah, mau nerusin S2 ya, Ntar syukuranya dimana, itulah beberapa kalimat yang sering terdengar ketika menghadiri upacara wisuda. Dalam suasana yang penuh suka cita mungkin di sudut lain terlihat wajah menangis haru, melamun, tertawa lebar, bersedih dsb, dan yang sering terlihat dan hal itu menjadi sebuah kenangan adalah saat mereka melakukan Aksi berfoto-foto. Lihat saja gaya mereka benar-benar lepas tanpa beban, mereka seakan-akan terlepas dari sebuah penjara yang membatasi mereka berexpresi. Sebuah emosi yang terlampiaskan dan sangat luar biasa terabadikan dalam sebuah gambar untuk cerita di masa depan.
Di sisi lain ada mahasiswa yang mungkin tercabik-cabik ketika
Banyak Cerita Di Balik Dinding Kaca
Setiap hari ketika ku terduduk di sudut ruang ini mata ku sesekali terfokus pada lalu-lalang di luar sana. Entah apa yang mereka lakukan, terkadang melambai, terkadang terlihat berteriak. Hanya saja seolah terlihat gambaran mulut seseorang yang sedang berbusa-busa bercerita tentang warna dinding rumah mereka. Yang satu semangat bercerita tentang Pretasi anaknya, yang satunya menjelaskan keinginan istrinya, datang lagi mulut yang asing dan bercerita tentang musibah yang ia alami. Saling senyum, saling manggut, saling menepuk terkadang saling termangu.
Kekasih dan Kesendirianku Sebengis Kematian
Kemarin aku sendirian di dunia ini,
kekasih dan kesendirianku sebengis kematian
Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara,di dalam pikiran malam.
Hari ini aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan sekecup ciuman.
Sajak Pertemuan Mahasiswa
matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan
lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan
kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : “kami ada maksud baik”
dan kita bertanya : “maksud baik untuk siapa ?”
ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang
Aku Bisa Saja Menulis Puisi Paling Sedih Malam Ini ( Pablo Neruda )
aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini.
misalnya, menulis: “malam penuh bintang,
dan bintang bintang itu, biru, menggigil di kejauhan.”
angin malam berkelit di langit sambil bernyanyi.
aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini.
aku pernah mencintainya, dan kadang-kadang dia pernah mencintaiku juga.
di malam-malam seperti ini, aku rangkul dia dalam pelukan.
aku ciumi dia berkali kali di bawah langit tak berbatas.
dia pernah mencintaiku, kadang-kadang aku pun mencintainya.
bagaimana mungkin aku tak akan mencintai matanya yang besar dan tenang itu?
aku bisa saja menulis puisi paling sedih malam ini.
Mutiaraku
Aku melihat mutiara itu menjelma di antara batu kerikil,
Berisik tersapu derasnya air yang mengalir,
Kadang timbul kadang tenggelam,
Kadang ingin kuambil dan ku genggam,
Tapi……
Perjalanan 25 Tahun
25 tahun yang lalu lahir seorang anak laki-laki. Dia di besarkan oleh kedua orang tuanya bersama 4 saudaranya. Hingga pada suatu saat, ketika anak itu berusia 4 tahun, ia berpisah dari keluarganya ( orang tua dan 4 saudaranya ). Anak itu di rawat di besarkan oleh paman dan bibinya sampai ia tumbuh dewasa. Di sekolahkan ia di Taman kanak-kanak, dan berlanjut ke tingkat sekolah dasar, SMP, SMA/STM dan akhirnya ia menginjak perguruan tinggi.
Saat usianya menginjak 17 tahun, ia mulai bermain-main dengan istilah Asmara. Layaknya remaja lainya, hubungannya dengan teman wanitanya pun sering di warnai dengan pertengkaran yang akhirnya putus dan sambung lagi. Ahhh dasar anak muda. Hingga umurnya mencapai 20 tahun hubungannya dengan wanita itu tetap terjalin dan mimpi-mimpi pun mulai mengarah pada masa depan hubungan mereka.
Walaupun sempat LDR, tepatnya 2 Febuari 2008, wanita itu meninggalkan pemuda itu karena penyakit yang tidak jelas. Aneh, pemuda itu sama sekali tidak merasa kehilangan. Hingga 2 bulan kemudia pemuda itu
Sebatang Rokok
no imageSesekali kau hadir dalam lamunku
Menemani malasku menghabiskan waktu
Kau keluarkan sebagian dari batangmu
Mengacung tegak dan berserat tubuhmu
Ku selipkan di antara bibir yang merindu
Terlentang ku tertidur bersamamu
Begitulah perkasamu, mampu memuaskan hasratku
Sebatang rokok aku merindu padamu.
( 7 Oktober 2011 )
Secangkri Kopi
no imageKupeluk erat tubuhmu
Pagi itu saat mentari malu merangkulku
Kau rela ku telanjangi
Walaupun kau tahu kau akan ku ludahi
Ku ciumi bibir hangatmu
Sore itu saat senja memanggilku
Kau rela ku jilati harga dirimu
Walaupun kau tau aku akan mengacuhkanmu setelah itu
(7 Oktober 2011)
Cerita Bersama Teman Lama
no image
5 Tahun lebih tak jumpa dengan-nya, lumayan lama hingga aku sendiri hampir tak mengenalin-nya. Teman-temanya memanggil dia Erin, sosok wanita yang mandiri yang suka menulis, melukis dan sangat suka bunga anggrek ( sama sepertiku yang mengagumi anggrek ). Saking senengnya dia dengan anggrek, sejak kenal dia pun memintaku memanggil Anggrek Bulan, dan diapun menjuluki ku Anggrek Hutan. Gara-gara nama panggilan itu banyak cerita yang sudah menjadi kenangan. Mengingat-ingat cerita-cerita dulu, jadi kaya orang gila aku ini, senyum-senyum sendiri ( emang masih gila aku ini ).
Setelah sekian lama, tepat-ya tadi malam sekitar jam
Lebaran Kali Ini Makin Suram Aja
no image
Dari tahun ketahun makin menurun suasana lebaran yang ku rasa. Dulu waktu masih kecil, seminggu sebelum lebaran pasti menghabiskan ramadhan bersama keluarga, Bikin Kue, bersih-bersih, belanja keperluan lebaran termasuk pakaian baru dll. Tapi beberapa tahun terakhir ini rutinitas seperti itu sudah tidak ada lagi rasanya. Ibu yang sudah mulai menua lebih memilih membeli makanan yang jadi dari pada capek-capek membuat sendiri, juga umurku yang sudah tidak lagi anak-anak, kakak-kakak ku yang sudah berkeluarga, aktifitasku yang sudah mulai di tuntut dengan tanggung jawab. Dan yang pasti itu semua membuatku merasa asing setiap kali lebaran.
Kesempatan Itu Hanya Sekali
no image
Kejam terdengar oleh telinga yang telah kehilangan dirinya ( kesempatan ). Bukanlah sebuah permainan kesempatan itu, namun pilihan. Pilihan yang harus di pilih secara dewasa, ya dengan maksud agar tidak menyesal kemudian hari. Simple kan? Begitulah prinsip yang aku jalankan selama ini. Alasan kenapa aku nulis artikel kayak gini, karena beberapa bulan terakhir ini aku sering mendapati orang yang menyesal. Tapi aku sama sekali tidak dapat memberinya solusi yang sesuai dengan penyesalanya. Selain merasa kasihan dan terkadang sedikit kesal ya cuma bisa mengucapkan jadikanlah itu sebuah pelajaran, lain kali pikir matang-matang. dan kata-kata itu mungkin tak berarti apa-apa bagi mereka yang menyesal.
Penghasilan Tukang Parkir Ternyata Gede Juga
no image
Siapa sangka profesi sebagai Juru Parkir atau tukang parkir itu penghasilanya bisa mencapai 5 juta /bulan. Beberapa hari terakhir ini saya sengaja mengamati profesi itu. Bukanya nyempetin untuk survey atau kepentingan lainya, tapi emang setiap hari saya berada di antara mereka ( Seputaran Galeria Mall ). Dari sekian banyak TAPIR ( Tukang Parkir) yang ada di sekitar tempat saya menghabiskan waktu, 5 diantaranya mengaku setiap Sip mereka pulang dengan mengantongi uang antara 130.000-250.000. Dalam satu hari terdapat 3 Sip yaitu Jam 10.00-14.00, 14.00-18.00, 18.00-22.00. Satu Sip di isi 2-3 orang untuk 1 Kapling area parkir. Kalikn saja nominal itu dengan jumlah hari dalam satu bulan. Cukup mengiurkan bukan? Belum lagi terif parkir yang mereka naikan secara ilegal, yang semula 1000 sekarang menjadi 2000. Hal ini mereka lakukan mendekati hari raya Idul fitri yang artinya banyak warga yang
Si Tomboi Itu Ku Panggil "Cumi-Cumi"
no image
Panggil aja Evi, begitu dia memperkenalkan dirinya waktu pertama kali aku mulai kerja di Warnet Realita 1 Juli 2011 yang lalu. Seorang wanita yang menurutku tidak seperti wanita pada umumnya. Yahhh boleh di bilang Tomboi gitu deh, tapi pasti tidak suka kalau dia di bilang begitu. Hah aneh juga tu orang, terkadang orangnya Jutek, dan terkadang dia bikin aku ketawa gak jelas karena ketika aku ngomong sesuatu dia marah2 g jelas. hemmmm, emang orang aneh, aku ngomong apa, dia balesnya apa g jelas. Yang bikin aku ngekek sendiri tuh ni anak lo di ajak ngobrol suka berlaga Sok Lugu ( hahahaha).
Dari beberapa obrolan, dia orang yang sangat membanggakan Sosok Ibunya
Mereka Adalah
no image
Sudah sekian lama aku mengenal mereka. Mereka yang terlihat begitu luar biasa ketika di hadapkan dengan setumpuk permasalahan. Mereka yang tiap hari memperjuangkan kemerdekaan nya sendiri, Mereka yang tiap hari mengabdi untuk organisasi swasta. dan banyak lagi yang bisa menggambarkan begitu luarbiasanya mereka di mataku. Namun kali ini aku kehilangan sosok yang membanggakan itu. Sebenarnya sangat simpel, tapi karena simpel itu mereka tidak memikirkan nya.
Salah satu yang membuatku kehilangan sosok itu adalah sifat pecundang mereka, entah mereka atau beberapa dari mereka. Kenapa aku bilang Pecundang? karena aku sendiri tidak tau istilah yang lebih tepatnya untuk menggambarkan sikap yang tidak dewasa dalam menyelesaikan masalah.
Oh Boss, Kamu Cantik Tapi Pemarah
no image
Pernah punya pengalaman dengan Boss yang pemarah? Yang namanya Boss kalo pemarah tuh wajar, karena memang kerjaan boss tuh marah-marah. Tapi bedakan antara Boss dan Pemimpin. Biasanya Boss tidak tau dan tidak mau tau, yang penting terima beres. Kalau tidak beres tau sendirikan apa yang akan di lakukan si Boss kepada bawahanya. Dia akan mengeluarkan 1000 kata makian yang bikin naik pitam bagi yang belum terbiasa. mending kalau hanya di marahi / di maki2, lebih parah lagi kalau maen kasar( penganiayaan) atau malah langsung mengeluarkan anak buahnya tanpa membicarakan solusinya.
Beda lagi sama pemimpin, Seorang pemimpin
Iseng-iseng mainan Coreldraw
no image
Hampir tiap hari waktuku di penuhi kebosanan. untung nya ada PC yang bisa buat iseng-iseng. hahaha, lumayan buat nyalurin bakat yang lama tidak terlampiaskan karena kesibukan ngabisin duit. padahal gak punya duit, bodo amat, yang penting gambar2 ku bisa tercetak di kertas maupun di vinyl. mulai dari setiker Oneway, Banner, dll. Semua itu hanya untuk realita Net. kadang aku merasa jadi orang bodoh. karena pada umumnya oran gbekerja itu untuk mendapatkan uang, tapi aku malah sebaliknya, aku kerja malah ngeluarin duit terus. tiap hari aku mesti ngeluarin duit buat nutupi kekurangan kass warnet, buat cetak ini itu, dll. Sampai temen ku yang aku ceritain bilang, maumaunya kamu ini cok ngeluarin duit hanya untuk ini itu yang bukan tanggung jawab kamu.
Lumayan Egois tapi Karena Salah satu penduduk Suku Libra dari bangsa Pandawa lima bisa di bilang humoris juga namun lebih sering menyendiri. Easy going, Penikmat Kopi, musik dan penghisap tembakau karena itu setiap hari tak pernah jauh dari mereka. Kapanpun di ajak nongkrong di kedai kopi, ayo-ayo aja. Fotografi dan design bisa di bilang sesuatu yang sanggup membuatku lupa waktu.